Arif Surahman 5210100124
Febri Ari Wicaksono 5210100150
Infrastructure
implementation Project meruapakan salah satu tipe proyek bisnis dimana
terjadi aktivitas yang mendorong untuk bisa menghasilkan sesuatu dengan adanya
sumber daya yang menjadi salah satu faktor penentuannya. Disini Infrastructure implementation Project adalah
pemanfaatan suatu sumber daya seperti hardware dan jaringan yang tersedia untuk
mendukung atau penyedia kebutuhan dari sebuah organisasi atau untuk masyarakat
luas dimana hasil yang didapatkan pun terlihat lebih nyata.
Tantangan dari Infrastructure
implementation Project adalah dimana dalam penerpaanya segala sumber daya
yang ada harus benar-benar dipersiapkan sehingga bisa dikatakan siap untuk
diterapkan seperti melakukan survey terhadap subject yang mejadi tujuannya,
sehingga waktu, resiko kesalahan dan uang akan lebih besar memungkin kan
terjadi dalam penerapannya.
Contoh dari Infrastructure implementation adalah penerapan
ERP pada sebuah perusahaan. ERP sendiri merupakan aplikasi IT yang sudah
popular saat ini. ERP sendiri teridir dari beberapa bagian seperti : Marketing
dan Penjualan (sales), Produksi, Inventory, Finance dan Accounting, Human
Resource, dan kebutuhan lain yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Aplikasi ERP
ini nantinya memungkinkan system yang terintegrasi lebih mudah untk di gunakan
dalam bagian Marketing, Produksi, sampai dengan Akunting serta menciptakan
internal operasional yang solid dan efektif untuk dapat meningkatkan Profit.
Perusahaan yang sudah menerapakan SAP ERP bisa diambil
Contoh adalah Bank Ekonomi dimana
dalam system awalnya yang masih secara manual, ingin merubah Human Resource
sebgai mitra startegi yaitu dengan menggabungkan aktivitas Human Resource degan
tujuan dari perusahaan. Sehingga dalam impelementasinya bisa memberikan keterbukaan
informasi, kelancaran informasi, control manajemen, standarisasi proses,
akurasi dan efisiensi data. SAP ERP HCM (Human Capital Management) yang
diterapkan ini, memungkin saluran informasi yang terintegrasi perusahaan,
mengelola aset penting perusahaan, karyawan. Solusi ini juga memperbudah kerja
dari para eksekutif, manager, dan SDM nya. Sehingga Bank Ekonomi ini bisa
mendapatkan akses informasi secara real-time, dan tehubung dengan banyak orang
serta mengintegrasikan proses end-to-end secara rigkas.
Memanage Proyek IT tersebut
- - Melakukan pelatihan SAP kepada karyawan perushaan agar dapat menjalan SAP itu sendiri
- - Melakukan Maintenance setiap bulannya
- - Standarisasi Infrastruktur perushaan agar bisa memenuhi dari standar untuk penerapan SAP sendiri
- - Memperbaiki jaringan yang ada dalam perushaan agar akses yang secara real time tadi tidak mengalami masalah
Soal 1
Mengapa Manajemen Supplier dan subkontraktor penting dalam
proyek Infrastruktur TI?
Jawab : jelas penting karena dengan adanya manajemen Supplier
dan Subkontraktor, perusahaan bisa menentukan bagaimana spesifikasi yang
benar-benar memdai untuk kondisi dari perushaan. Serta bisa melihat fitur apa
saja dari kebutuhan perusahaan sehingga sangat membantu dalam penerapan proyek
Infrastruktur sendiri, karena dalam memange bisa lebih terstruktur untuk
meminimalisir kesalahan.
Sumber :
Project Management for Information Systems 5th Edition by Cadle and Yeates (halaman 3 - 11)
Sumber :
Project Management for Information Systems 5th Edition by Cadle and Yeates (halaman 3 - 11)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentarmu membangun blogku